Rabu, 06 April 2016

1 Puisi Cinta Untukmu karya Arbi Delfian

               

Untukmu yang sedang tersenyum

Yang mengindahkan hari tanpa ada sesal sedikitpun

Yang menyempurnakan hati tanpa ada gundah sepercikpun

Dan telah mengurai sepi dengan senyumanmu yang ranum

Untukmu yang sedang di depan mata

Yang seraya memberi tatapan indah nuansa cinta

Yang merasuki setiap getaran penuh dengan makna

Dan saat itulah engkau menjadi saksi tentang artinya cinta

Untukmu yang sedang terpesona

Yang  telah terhanyut dalam hangatnya suasana

Yang telah terbuai dengan kata cinta yang sempurna

Dan betapa indahnya warna merah pipimu yang merona

          Untukmu yang sedang jatuh cinta

Yang menitihkan hati pada suasana bahagia

Yang telah terlepas dari beban cemburu yang buta

Dan telah tenggelam kedalam lautan yang penuh asmara

Untukmu yang menjadi pendengar setia

Yang menerima luapan kata penindas luka

Yang senantiasa hadir dalam ucapan penuh cinta

Dan mendengarkan hati yang berbicara luar biasa cinta

Untukmu yang sedang duduk termangu

Yang merasakan ketentraman dalam setiap harimu

Yang mengibaskan rambut indah dengan kelihaianmu

Dan sedang mengibarkan pesona semerbak peri salju

Untukmu yang sedang merindu

Yang menawar hati dengan keutuhan cintamu

Yang telah melumat pilu dari halusnya hatimu

Dan sungguh betapa indahnya tatapan dari matamu

Dengarkan aku yang membicarakanmu

Yang selalu menjaga tulusnya cinta untuk dirimu

Yang tak pernah merasa bosan untuk selalu mencintaimu

Dan itu semua kulakukan demi kamu bidadariku

Dengarkan aku dan pusi rindu

Yang dirangkai indah bersama syair hatiku

Yang tercipta sempurna dari petikan nada cintaku

Dan semua kuhadiahkan hanya untuk kamu dewiku

Kini tataplah aku dengan mata hatimu

Yang dipenuhi rasa cinta dari singgasana hatimu

Yang diberi kepastian atas cinta yang setia darimu

Dan sebagai pelengkap atas hadirnya cinta yang baru

Sudah saatnya ku curahkan hatiku

Yang membuktikan bahwa aku cinta kepadamu

Yang telah lama terpendam erat dalam lubuk hatiku

Dan berharap engkau selalu setia menjadi kisah inspirasiku

Aku butuh balasan cinta darimu

Yang berasal dari tulusnya cinta dihatimu

Yang merupakan sebuah mimpi terbesar untuk diriku

Dan semua itu sangatlah berarti dalam syair hidupku

Alangkah indahnya menjadi kekasihmu

Yang akan menjadi kisah kasih dalam hidupku

Yang akan menjadi kebahagian terbesar untuk diriku

Dan itu semua tergantung kamu wahai bidadariku

Harus bagaimana lagi aku mendekatimu

Yang akan membuatmu percaya akan cintaku

Yang akan membuatmu sempurna dengan diriku

Dan menjadikan hari jauh dari cinta yang semu

Cukupkah lagu dan puisi cinta ini untukmu

Yang akan menghapus semua kerisauan di hatimu

Yang akan menghadirkan kembali indahnya cinta untukmu

Dan semua ini ku hadiahkan hanya untuk kamu dewiku

Aku butuh ketulusan cinta darimu

Yang akan menjadi pedoman dalam jejak hatiku

Yang akan menjadi hiasan dalam bahtera cintaku

Dan menjadi cerita cinta dalam perjalanan hidupku

Sekarang aku akan jujur kepadamu

Yang selama ini kusembunyikan dari dirimu

Yang selama ini ku pendam erat dalam batinku

Dan sunguh aku telah jatuh hati padamu

                Apakah kau mau menerima cintaku

                Yang akan menjadi penerus karya cinta bagi diriku

                Yang akan selalu ku kenang selama sisa hidupku

                Dan apakah jabawan cinta darimu wahai dambaanku ?
1 Puisi Cinta dan Inspirasi Karya Arbi Delfian
               
Cinta
Apakah kau disana ?
Dapatkah kau mendengar puisi dariku ini ?
Dan mau memahami bukti pengorbanan cintaku selama ini
Cinta
Apakah kau merasa bosan ?
Dengan cinta yang sederhana dariku
Dan aku ingin engkau memahami ketulusan cinta dariku
Cinta
Apakah engkau merasakan ?
Getaran penuh cinta dari lubuk hatiku
Dan keseriusan hati yang indah hanya untuk dirimu
          Cinta
Dapatkah kau mengerti aku ?
Yang tanpa sadar  selalu mencintai kamu
Dan semua telah kulalui dengan indahnya cinta kepadamu
Cinta
Jangan pernah kau menjauh dariku
Aku merasa hampa jika tanpa kehadiranmu
Dan merasa gundah jika belum mendapat kabar darimu
Cinta
Jangan pernah kau berpisah dariku
Aku merasa kesepian jika tanpa dirimu
Dan merasa sedih jika kau pergi menghilang dari hidupku
Cinta
Aku akan selalu setia bersama bersamamu
Akan ku habiskan sisa umurku denganmu
Dan akan kubuktikan bahwa aku selalu mencintai kamu
Cinta
Bawakan aku segudang harapan
Bahwa aku selalu bisa berada dihatimu
Dan selalu menjadi penghias dalam hari dan tidurmu
Cinta
Aku akan selalu ada untukmu
Maka jangan pernah kau merasa bersedih
Dan aku berjanji akan selalu menjadi penyemangat di hidupmu
Cinta
Aku tidak akan pergi darimu
Karena bersamamu aku merasa bahagia
Dan bersamamu aku bisa melakukan segalanya
Cinta
Kau berikan aku semangat untuk berkarya
Melanjutkan semua impian yang menggelora
Untuk aku kedepan memandang semua
Cinta
Aku akan selalu bersama
Dengan puisi indah bagaikan bunga
Dan dengan lagu cinta yang penuh dengan makna
Cinta
Aku akan selalu bahagia
Dengan penuh cinta yang membara
Dan dengan kasih sayang untukmu yang tiada tara
Cinta
Dengan canda dan tawa kita bercerita
Tentang angin dan burung yang bersuara
Dan semua mimpi yang pernah kutuliskan sebelumnya
Cinta
Perkenalan kita sudah lama
Sejak pandangan pertama saat kita jumpa
Dan aku sadar, aku bukanlah siapa - siapa
Cinta
Kita berbicara tentang siapa kita
Kita berbagi cinta atas apa yang kita rasa
Dan semua keadaan yang tak pernah lepas dari cinta
Cinta
Dengan dirimu yang selalu ku kagumi
Dengan rasa bahagia, luka dalam sepi
Dan sekuat rasa yang selalu ada tersimpan dihati
Cinta
Jangan ada perpisahan antara kita
Aku sangat berbahagia jika kita bersama
Dan hanyalah untuk kamu inspirasi, cinta dan karya
1 Puisi Kepergian Cinta karya Arbi Delfian
                
Layaknya bunga yang tak bertangkai
Inilah aku tanpa dirimu
Harum semerbakmu telah menghilang
Jauh pergi dari indra cintaku
Semua rasa cinta ku persembahkan untukmu
Semua isi hati ku curahkan padamu
Tapi hatimu berkata lain
Sungguh itu menyulitkan bagiku
Aku ingin kembali menghirup nafas cinta itu
Yang begitu menentramkan dihatiku
Lama sudah aku tak berjalan
Mengitari roda waktu dengan dirimu
Jalan yang sempit akan ku lapangkan untukmu
Waktu yang menghimpit akan ku luangkan untukmu
Dan cinta yang pahit akan ku jauhkan darimu
Betapapun itu, aku sungguh merindukanmu
Namamu masih saja menghantui
Dalam setiap buku harian cintaku
Tertulis indah dengan tinta biru
Yang menyatakan tempat keistimewaan bagimu
Abadi sudah peniti itu menusuk helaian baju
Dalam sebuah bilik di kamarku
Itu bukan kamar biasa
Melainkan kamar yang bertaburan cinta
Luapan kata itu hanya seketika
Tapi itu cukup bermakna
Meski engkau terus bertanya
Ada apa denganku sebenarnya ?
Aku masih mengingatmu
Menyelimuti dalam keseharianku
Kata luka terlontar untukku dan untukmu
Sudahlah jangan hiraukan itu
Pahami langit dan awan-awan
Dia terus saja terpecahkan
Tapi dia melambangkan setia
Karena dialah sang penghias semesta
Andai kita kembali bertemu
Akan ku utarakan semua isi hatiku padamu
Bahwa aku sangat mencintai dirimu
Namun sedihnya engkau tak pernah pahami itu
Seakan semuannya terlihat semu
Karena kesetiaanmu hanya seujung kuku
Namun bunga cintaku takkan pernah layu
Dalam kuatnya rasa cinta kepada dirimu
 Entah apa yang sebenarnya kau rasa
Akan cinta dariku yang sesungguhnya
Sepertinya aku akan hidup tanpa cinta
Seperti inspirasi hilang tanpa karya
Cintaku bagaikan sedalam lautan
Kepada dirimu yang selalu ku berikan
Namunselama ini aku yang telah tenggelam
Dalam dasar lautan cinta kepedihan
Dahulu pernah kau bilang cinta kepadaku
Bahwa kau akan selalu setia bersama diriku
Namun sepertinya semua telah dimakan waktu
Bersama luka dan dusta yang kurasa darimu
Sajak kesedihan telah sadarkan aku
Cerita kebahagiaan telah mengingatkan aku
Tentang betapa pentingnya dirimu
Ketika kau telah jauh dariku
Sudahlah, sudahi air mata kecewa
Kembalikan lagi pada air mata bahagia
Berikan kembali senyuman manismu itu
Pada saat hari jatuh dalam kebahagiaan
Ya, aku hanya bisa menggunakan tinta
Dengan sepasang kegombalan yang buta
Nyanyian itu tak bisa disebut luka
Karena itu manis seperti dirimu
Kata-kata apa lagi yang harus ku sembunyikan
Sungguh aku tidak bisa lakukan itu
“ Sudah ada langit yang menunggu ku disana
Dan bintang-bintang yang belum di beri nama ”
Arbi Delfian – Terjebak kata
Kata-kata adalah senjata
                                  siap melukai
                                        siap menembus
                                               siap membius
                                                    siap menerjang
                                                           siap menggoresi
                                                                    siap menyayati, dan
Apabila semua itu bsia dimaknai maka engkau akan menemukan semua peri
                                                                                                   peri kebehagiaan
                                                                                                      peri keindahan
                                                                                                          peri kesempurnaan
Kata-kata adalah obat
                           adalah dokter
                                  adalah ambulan, dan
                                        adalah kesembuhan
Karna kata-kata adalah jalur menuju titik yang satu yaitu "Kelebihan".
-::-
Dia esok akan pergi membuang sepi
                                      membuang luka
                                          membuang duka
                                               membuang manja, dan
                                                    membuang koin-koin
Dia akan menggali benih
                       menggali kebahagiaan
                                menggali pengalaman, dan
                                      menggali semua ilmu di tanah yang baru ia pijaki
Dia sedang membayang semua lukisan
                                                lukisan awan
                                                       lukisan langit
                                                             lukisan bintang, dan
                                                                 lukisan hati
Semua terlihat samar-samar
                                 tidak jelas
                                     tidak berharga
                                          tetapi dari semua itu
                                               hanya ada makna
                                                    dibalik lukisan kata
-::-
Hati tak perlu balas dendam
            tak perlu belas kasihan
                tak perlu kekecewaan
                        tapi yang ia inginkan hanya kebahagiaan dan segelincir senyuman
Dia tak akan menangis
            tak akan besedih
                     tak akan meminta pamrih
Ia hanya perlu menyimpan itu semua
                                          di dalam tubuh
                                                di balik dada, dan
                                                      di dalam hati
Ia akan menyimpan itu semua di otak kanannya hingga terisi penuh dan akhirnya tumpah dan kembali seperti semula.
Di putarinya semua alinea
               di hinggapinya semua kata-kata
                          di lihatnya semua huruf-huruf buta, dan
                                    di simpannya sejuta makna
           Tak cukup satu saja jalan yang ia pijaki
           Tak cukup satu gunung yang akan ia daki
            Tak cukup satu hati yang nantinya akan bersemi
    Jauh pergi semua mimpi
    Jauh pergi semua bidadari
    Jauh pergi semau hati, dan
    Tak kan jauh semua sepi
    Karna sepi akan selalu menemani
-::-
     Hatiku cuma bisa dihitung jari
     Langkahku juga bisa dihitung kaki
     Tapi cintaku kini hanya bisa dihitung senti
Dulu begitu keras
           keras dari pada bata
                   dari pada beton
                           dari pada batu
                                   dari pada besi
Dulu begitu panas
       panas dari pada aspal
            dari pada lahar
                  dari pada matahari
                        dari pada neraka
Tapi kini sudah begitu dingin
                   dingin dari pada air
                             dari pada es
Mungkin ini semua sudah melebur
                                      terberai
                                             terlempar, dan
                                                     akhirnya terkapar
-::-
Berdiri dengan satu kaki
Menggapi dengan sebelah tangan
Mendengar dengan sebuah telinga
Dan bercinta dengan satu hati
Sepi kini telah beranjak dari kediamannya
Dia kini tidak lagi berada di hati yang satu
Tetapi dia kini telah mencoba menemukan hati yang baru
Tak perlu jauh dia mencari
Hati kini berserakan
Semakin banyak hati yang ia temui
Maka ia semakin berhati-hati
Dia bisa memilih
dia bisa terpilih
dia juga bisa saling memilih
Dia akan di panah atau
dia yang akan memanah
Dia akan bermimpi atau
dia yang akan dimimpikan
Dia akan mempunyai hati atau
dia yang akan membuang hati
Dia tak perlu berlari
dia cukup berjalan tapi pasti
Dia tak perlu mencucurkan keringat
dia cukup membuang air liurnya
Dia tak perlu terbang
dia cukup duduk dan termangu begitu saja
Dia tak perlu menoleh, dan
dia tak perlu meraba
Karna itu semua hanya sebuah minpi yang tak mungkin di dapatkan kecuali dengan Kuasa Tuhan.
-::-
Bukannya ku tak ingin di cinta
tapi ku tahu semua itu telah tiada
pergi jauh ke langit ke tujuh, dan
ku tahu hanya bidadari barulah yang akan mengisi sepi surga di dunia.