Rabu, 06 April 2016

Merindukan Bintang karya Arbi Delfian

Merindukan Bintang karya Arbi Delfian
Gelap datang
Hening menjelang
Daku kesunyian
Dengan kehampaan
                Menatap langit
                Bagai tak berbintang
                Hanya ada bulan
                Yang begitu kesepian
Tak terbayang akan keindahan
Yang dulunya pernah kita rasakan
Bulan yang berbahagia
Karena ada bintang di sampingnya
                Suara jangkrik mulai terdengar
                Degan membawa nyanyian merdunya
Seoalah – olah sedang berbicara
                Dengan kesedihan yang dialaminya
Seandainya bulan bisa berbicara
Pasti ia akan bilang “ bagaimanakah keadaan engkau wahai bintang ?”
Dia bersedih dengan kerinduan
Berharap bintang akan baik – baik saja
                Dalam harapnya yang penuh kasih dan cinta
                Akhirnya bulan mulai memahami
                Meski sekarang tiada bintang menemani
                Malam esok pasti ia muncul kembali
Kerinduan dalam malam yang kelam
Menyambut pagi yang akan datang
Harapan bulan akan kebahagian
Bersama bintang penghias malam
                Tanpa ada sepi yang bersemi
                Jika bulan dan bintang saling mengisi
Itulah yang terjadi bersama mimpi
Dalam puisi suka, cinta, duka dan sepi
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar