Merindukan Bintang karya Arbi Delfian
Merindukan Bintang karya Arbi Delfian
Gelap datang
Hening menjelang
Daku kesunyian
Dengan kehampaan
Menatap langit
Bagai tak
berbintang
Hanya ada bulan
Yang begitu
kesepian
Tak terbayang akan keindahan
Yang dulunya pernah kita rasakan
Bulan yang berbahagia
Karena ada bintang di sampingnya
Suara jangkrik
mulai terdengar
Degan membawa
nyanyian merdunya
Seoalah – olah sedang berbicara
Dengan kesedihan
yang dialaminya
Seandainya bulan bisa berbicara
Pasti ia akan bilang “ bagaimanakah keadaan engkau wahai bintang ?”
Dia bersedih dengan kerinduan
Berharap bintang akan baik – baik saja
Dalam harapnya
yang penuh kasih dan cinta
Akhirnya bulan
mulai memahami
Meski sekarang
tiada bintang menemani
Malam esok pasti
ia muncul kembali
Kerinduan dalam malam yang kelam
Menyambut pagi yang akan datang
Harapan bulan akan kebahagian
Bersama bintang penghias malam
Tanpa ada sepi
yang bersemi
Jika bulan dan
bintang saling mengisi
Itulah yang terjadi bersama mimpi
Dalam puisi suka, cinta, duka dan sepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar